Detik adalah satuan terkecil
kehidupan yang biasanya sangat diremehkan. Didalam detik itu sendiri
sesungguhya merupakan akar dari segala bentuk perjalanan hidup. Baik masalah,
hambatan, kejutan, tantangan, senang, susah, kegagalan, maupun kesuksesan. Oleh
karena itu, kawan sekalian janganlah pernah melewatkan setiap detik yang
bergulir di hadapanmu, apalagi meremehkannya.
Manfaatkanlah setiap cuplikan kehidupanmu. Karena hidup
hanya sekali. Jika yang sedang engkau hadapi adalah masalah yang (kamu anggap)
besar. Maka anggaplah itu sebagai sahabat terbaik dari awal keberhasilanmu.
Jika engkau merasa sebuah musibah (masalah) akan segera dating menghampirimu
janganlah takut maupun pesimis. Hadapi musibah tersebut dengan lapang dada,
jangan dianggap susah. Namun jangan pernah meremehkannya. Kerjakan sesuatu yang
mampu meringankan mesalah tersebut. Kalau perlu mintalah bantuan orang tua atau
teman dekat kalian untuk mengatasinya ataupun hanya memberikan solusi.
Namun jika yang engkau hadapi adalah kesenangan atau
kepuasan. Nikmatilah! Dan ingat juga jangan sampai lupa bahwa kesenangan dan
kepuasan dalam diri manusia di dunia ini hanyalah sementara. Sesungguhnya Allah
SWT sangatlah membenci hambanya yang lupa akan kodratnya. Lupa adalah sumber
dari kelalaian manusia. Hindari sikap pelupa dengan menyibukkan diri pada
hal-hal yang sepele namun bermanfaat. Sepertihalnya berdzikir dan melalar
pelajaran.
Kerja atau usaha yang kita lakukan akan berdampak
seimbang dengan hasilnya. Janganlah engkau berbuat alakadarnya dan samarata
dengan keumuman. Lakukanlah lebih jika engkau ingin meraih lebih dari
kesuksesan yang ada. Cantumkan rasa ikhlas dalam hatimu supaya perkara berat
akan lebih ringan atau mungkin tidak terasa. Coba saja bayangkan kegigihan Nabi
Muhammad dalam menyebarluaskan ajaran agama Islam dikalangan kaum Arab. Beliau
sangatlah gigih dalam perjuangannya meluruskan akidah dan menyempurnakan akhlak
manusia. Padahal dari kalangan kerabatnya bahkan saudaranya saja banyak yang
menentang juga mencaci Beliau. Namun dengan berbekal keikhlasan dan usaha yang
Beliau laksanakan Islampun menjadi agama yang Rahmatan lil ‘Alamin.
Ingat juga bahwa setiap ikhtiar haruslah dibumbui dengan
doa.Berdoalah kepada-Nya agar tujuan yang kita inginkan cepat terkabul.
Jadi
, kawan semua harus take action dalam semua even yang ada. Dan …Let’s
Do It…make and send.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar